Manchester Kini Menjadi Biru Langit

Manchester Kini Menjadi Biru Langit

Gola Store – Manchester City belakangan musim terakhir sudah mulai menggusur popularitas rival sekota mereka Manchester United. Mungkin bisa dibilang ini adalah musim terburuk Setan Merah setelah gagal bersaing dengan rival abadi mereka Liverpool, kini mereka harus rela tahta kota Manchester diambil alih oleh SI Biru Langit.

City mulai menunjukan tajinya ketika 2008 diambil alih oleh taipan kaya asal Saudi Arabia. Pada tahun 2011 saat mengalahkan united dalam perebutan Piala FA adalah awal kejayaan City di pentas Premier League. Setahun berselah hanya dengan selisih gol, City berhasil merebut tahta Premier League dari tangan United.

Kebangkitan The ‘Real’ Reds Mengejar Dominasi Gelar The Reds Devil

Kebangkitan The ‘Real’ Reds Mengejar Dominasi Gelar The Reds Devil

Gola Store – Masih tergiang-ngiang di jutaan kepala fans Liverpool sorak sorai kemenangan atas rival abadi mereka Manchester United. Pekan ke 30 merupakan pekan yang sulit untuk The Reds Devil karena mereka sekarang masih tertinggal 14 poin untuk dapat kembali manapaki jalur Liga Champions Eropa yang selalu menjadi langganan tiap tahun.

Di pekan ini pula Setan Merah harus menelan kekalahan atas rival abadi mereka Liverpool dengan skor mencolok 0-3. Bertanding di depan pendukungnya sendiri, Setan Merah tampil cukup agresif sejak dimulainya kick-off babak pertama. Namun, beberapa kesalahan pemain sendiri membuat keadaan berbalik untuk Liverpool. Liverpool mendapatkan 3 tendangan penalti, yang dua diantaranya sukses dieksekusi oleh Steven Gerrard. Kesalahan Nemanja Vidic karena mendapat kartu merah menambah beban pertahanan Setan Merah semakin berat. Hasilnya, Luis Suarez mampu membuat gol penentu kemenangan dengan memanfaatkan celah yang ditinggalkan Nemanja Vidic. Gol ini sekaligus mengunci kemenangan mereka dan membuktikan bahwa Liverpool masih layak diperhitungkan untuk merebut title juara Liga Premier Inggris.

Petr Cech, Raja Clean Sheet Stamford Bridge

Petr Cech, Raja Clean Sheet Stamford Bridge

Gola Store – Siapa yang tak kenal dengan Petr Cech. Sejak awal bergabung dengan Chelsea di era Abrahamovic, Cech langsung memukau jagad Liga Premier Inggris dengan aksinya yang gemilang. Bahkan di usianya yang masih muda kala itu Cech mampu bersaing untuk tampil clean sheet bersama dengan Van Der Sar.

Sukses Chelsea menjuarai berbagai ajang merupakan bukti ketangguhan penjaga gawang yang satu ini. Seperti belum puas dengan rekor-rekor yang diciptakannya, kemarin malam saat Chelsea menggilas Tottenham dengan skor 4-0, Cech menorehkan sebuah rekor clean sheet/tidak kebobolan terbanyak di klub. Cech berhasil membuat dirinya 209 kali tidak kebobolan di segala ajang mengalahkan 208 Peter Bonetti, pemain yang bermain di Chelsea rentang 1959-1979. Sedangkan Petr Cech baru begabung dengan Chelsea pada 2004 dan sudah berhasil membuat penampilan ke-459 untuk Chelsea. Dengan ini Cech resmi menjadi Raja Clean Sheet di Stamford Bridge yang baru. Diprediksi, rekor-rekor baru akan terus hadir menghiasi nama besar Petr Cech.

Rahasia Di Balik Strategi Tiki Taka Barcelona

Rahasia Di Balik Strategi Tiki Taka Barcelona

Gola Store – Peran pelatih dalam sepak bola tidak dapat diremehkan keberadaannya. Pep Guardiola contohnya, dia adalah pelatih yang sukses membawa Barcelona menjuarai 13 trofi dari total 16 turnamen. Jelas sebuah pencapaian fantastis. Sebelum dilatih Pep, Barca memiliki pelatih yang tak kalah hebatnya, namun dengan strategi yang biasa-biasa saja dan mengandalkan permainan individu, Barca yang dulu tak sehebat Barca ketika dilatih Pep Guardiola.

Kini era Pep Guardiola telah usai di Barca, dan rahasia mengenai strategi tiki taka barcelona mulai terkuak ke media. Mungkin ini jawaban dari jajaran pengurus Barca bahwa tak ada strategi yang tak bisa dikalahkan, dengan demikan aksi Pep di Bayern sekarang tak bisa seleluasa seperti saat di Barca. Inilah rahasia strategi tiki taka yang berhasil dikuak oleh tim redaksi.

1. Pressing sesaat setelah kehilangan bola.

Melakukan pressing sesaat setelah bola mereka berhasil direbut oleh tim lawan. Umumnya pemain yang berhasil merebut bola dari lawan dengan cara tackle atau interception akan kehilangan fokus padangan beberapa detik dan kemudian mengumpan atau melakukan counter attack ke daerah pertahanan Barca. Celah inilah yang dimanfaatkan pemain Barca untuk segera merebut bola sebelum fokus pandangan/visi bermain dari pemain yang merebut bola tadi kembali dan mengoper bola ke posisi rekannya yang lebih menguntungkan. Hal inilah yang mendasari kenapa pemain lawan selalu kalah ball possession.