0
Kebangkitan The ‘Real’ Reds Mengejar Dominasi Gelar The Reds Devilby Toko Sprei Bolaon.Kebangkitan The ‘Real’ Reds Mengejar Dominasi Gelar The Reds DevilGola Store – Masih tergiang-ngiang di jutaan kepala fans Liverpool sorak sorai kemenangan atas rival abadi mereka Manchester United. Pekan ke 30 merupakan pekan yang sulit untuk The Reds Devil karena mereka sekarang masih tertinggal 14 poin untuk dapat kembali manapaki jalur Liga Champions Eropa yang selalu menjadi langganan tiap tahun. Di pekan ini pula […]

Gola Store – Masih tergiang-ngiang di jutaan kepala fans Liverpool sorak sorai kemenangan atas rival abadi mereka Manchester United. Pekan ke 30 merupakan pekan yang sulit untuk The Reds Devil karena mereka sekarang masih tertinggal 14 poin untuk dapat kembali manapaki jalur Liga Champions Eropa yang selalu menjadi langganan tiap tahun.

Di pekan ini pula Setan Merah harus menelan kekalahan atas rival abadi mereka Liverpool dengan skor mencolok 0-3. Bertanding di depan pendukungnya sendiri, Setan Merah tampil cukup agresif sejak dimulainya kick-off babak pertama. Namun, beberapa kesalahan pemain sendiri membuat keadaan berbalik untuk Liverpool. Liverpool mendapatkan 3 tendangan penalti, yang dua diantaranya sukses dieksekusi oleh Steven Gerrard. Kesalahan Nemanja Vidic karena mendapat kartu merah menambah beban pertahanan Setan Merah semakin berat. Hasilnya, Luis Suarez mampu membuat gol penentu kemenangan dengan memanfaatkan celah yang ditinggalkan Nemanja Vidic. Gol ini sekaligus mengunci kemenangan mereka dan membuktikan bahwa Liverpool masih layak diperhitungkan untuk merebut title juara Liga Premier Inggris.


Seperti yang diprediksi oleh banyak pengamat sepakbola, era United akan segera berakhir sepeninggal Alex Ferguson dan digantikan oleh tim-tim dengan persiapan dan kondisi financial yang lebih mendukung. Liverpool dengan gelontoran dana yang besar untuk belanja pemain dan taktik satu dua sentuhan dipadu possession membuat posisi mereka saat ini di posisi runner-up membuntuti Chelsea yang unggul 4 poin dengan selisih satu laga. Steven Gerrard menambahkan bahwa timnya datang ke Old Trafford bukan untuk imbang atau kalah, namun Liverpool datang untuk menang dan merebut kembali title Preimer League setelah puasa gelar lebih dari 20 tahun. Dengan ini Liverpool diprediksi akan merebut kembali era kejayaan mereka atas Setan Merah bila United tak kunjung memperbaiki performanya.

era-baru-liverpoolfc

Era Baru Liverpool FC

Liverpool awalnya adalah tim kuat dan sangat ditakuti oleh lawan tandingnya karena mereka mampu menjuarai Liga Premier Inggris paling banyak pada masa itu. Namun, era tersebut hanya bertahan sampai tahun 90n, setelah itu Liverpool hanya sekali dua kali menjuarai kompetisi Cup local dan Liga Champions. Praktis setelah Fergusson menangani United, The ‘Real’ Reds posisinya tergantikan oleh The Reds Devil. Puncaknya adalah ketika The Reds Devil mampu menyaingi perolehan trofi Liga Premier Inggris hingga sebanyak 20 trofi untuk United, dan Liverpool yang hanya mengoleksi 18 trofi.

Musim 2013/2014 merupakan kunci Liverpool untuk mengakhiri dominasi The Reds Devil menjadi era baru The ‘Real’ Reds. Sepeninggal aktor utama United memperoleh banyak trofi, King Brenny dengan kombinasi pasukan muda dan tuanya diharapkan bisa minimal menembus Liga Champions Eropa dan kemudian merebut serta melampaui peroleh trofi The Reds Devil. Pesimisme yang dilontarkan Moyes untuk menjuarai Liga Preimer memperkuat akan segera berakhirnya dominasi Setan Merah. Terkadang roda itu berputar terlalu cepat, disaat kemarin baru saja memenangkan gelar dan mengungguli rival, sekarang harus rela tempat dan tahta diambil kembali oleh rival yang kembali sigap, tambah mantan pelatih everton itu.

Related Posts

Leave a Reply